Selain itu, Dokter Hasto menyebut, adanya peningkatan jumlah penderita mental emotional disorder di kalangan remaja.

BKKBN gelar kuliah umum di Poltekkes Kemenkes Kendari. Foto: Dok. BKKBN Sulawesi Tenggara

 

“Jumlah penderita mental emotional disorder ini meningkat secara nasional termasuk juga di Sulawesi Tenggara. Mental emotional disorder ini kalau di Sulawesi Tenggara dikenal sebagai kapatuli. Ini juga ancaman bagi generasi kita, selain stunting,” kata Dokter Hasto.

Kapatuli merupakan bahasa gaul di kalangan remaja di Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kapatuli bermakna keras kepala atau sulit dinasehati untuk berbuat kebaikan.

Lebih lanjut, Dokter Hasto mengatakan, tiga penyebab stunting yakni suboptimal health, suboptimal nutrition dan suboptimal parenting.