KENDARI, TELISIK.ID – Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) menjadi salah satu upaya yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara dalam mengatasi stunting.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan gizi buruk, terserang infeksi yang berulang, maupun stimulasi psikososial yang tidak memadai.

Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar, M.Si mengatakan, program Dashat merupakan salah satu program yang tersebar sampai tingkat kampung atau desa. Program yang di-launching pada November 2022 ini dilakukan untuk menekan angka stunting di daerah.

"Dashat ini menjadi upaya menjaga gizi dan nutrisi bagi balita, ibu hamil, ibu menyusui, sampai perempuan yang hendak menikah," kata Asmar.

Menurut Asmar, Dashat ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih diberdayakan lagi, dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting. Di mana penerapan Dashat memanfaatkan potensi lokal, sasaran utama keluarga kurang mampu yang berisiko stunting, agar mereka paham mengenai gizi seimbang.