BKKBN melaksanakan rakerda tahun 2023 untuk membahas percepatan penurunan stunting sekaigus penandatanganan kerja sama dengan 30 pihak terkait. Foto: Wa Ode Ria Ika Hasana/Telisik

 

Deputi Bidang Pelatihan Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI, Rizal Damanik mengatakan, rakerda dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi keterpaduan komitmen dan dukungan oleh pemerintah dan seluruh mitra dalam menerapkan berbagai kebijakan dan strategi percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan hasil survei status gizi Indonensia (SGGI), angka stunting secara nasional menunjukkan perbaikan dengan turunnya tren angka stunting nasional sebesar 2,8 persen dari 24,4 persen tahun 2021 menjadi 21,6 persen di tahun 2022.

"Dengan target yang harus dicapai sebesar 14 persen pada 2024," ujar Rizal, Selasa (14/2/2023).

Baca Juga: PB HMI Tekankan Pentingnya Peluang Bonus Demografi Pemuda