KENDARI, TELISIK.ID - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara, terus berkomitmen dalam upaya pencegahan stunting dengan mengoptimalkan peran keluarga sebagai garda terdepan.
Upaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dukungan kepada keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sejak dini dan menjaga lingkungan sekitar.
Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar menjelaskan, pencegahan stunting ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi juga tugas semua pihak, khususnya keluarga.
“Jadi keluarga ini berperan penting untuk mencegah stunting. Karena orang tua yang lebih bisa menjaga kebutuhan gizi anak dan kebersihan lingkungannya,” katanya kepada Telisik.id saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/12/2023).
Lebih lanjut, kata dia, untuk memenuhi kebutuhan gizi ini tidak harus dengan harga yang mahal. Tapi makanan yang memiliki gizi tinggi juga bisa didapatkan dengan mudah, seperti membuat sayur kelor, konsumsi telur, ikan, dan sebagainya.
