"Jadikan ini tanda bagaimana kita membentuk kelurahan yang berkualitas. Karena memang kualitas itu dimulai dari keluarga. Kalau keluarga berkualitas, maka berarti kita menyiapkan sumber daya yang berkualitas,” ungkapnya.

Rahman mengajak apapun hasil penilaiannya, jadikan ini sebagai pemicu dan penyemangat buat Pemerintah Kolaka Utara untuk memperbaiki kerja-kerjanya sehingga menjadi lebih baik ke depannya.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memverifikasi data yang ada, kampung KB Desa Kalu Kaluku apakah sudah memenuhi kriteria untuk dikunjungi.

Untuk mencocokkan antara data yang dikirim dengan kondisi di lapangan. Kampung KB yang awalnya bernama Kampung Keluarga Berencana, kini harus dipersiapkan menjadi Keluarga Berkualitas. Banyak integrasi program yang sudah dilakukan di Kampung KB Desa Kalu Kaluku ini.

“Ini merupakan langkah awal, yang kami kunjungi ini akan kami perjuangkan, harapannya bisa ke tingkat nasional. Proses verifikasi ini akan dilakukan pendampingan kembali agar bisa lebih maksimal lagi. Kalau bicara program dan kegiatan, kita bisa melakukan yang banyak, asalkan pelaporannya ada,” jelas Asmar.