Baca Juga: BKKBN Sultra Genjot Turunkan Stunting di Kolaka Utara
"Pada tahun 2022, persentasi prevalensi stunting Sultra ada di posisi 27,7 persen yang sebelumnya di tahun 2021 berada di angka 30,2 persen, yang mana turun 2,4 persen,” kata Muslimin yang juga sebagai pelaksana harian kepala dalam Forum Koordinasi dan Evaluasi Satgas PPS.
Lebih lanjut, Muslimin mengatakan, hal ini tentu saja menjadi kerja semua lintas sektor, meskipun Sulawesi Tenggara masih di posisi 12 provinsi prioritas percepatan penurunan stunting.
"Sesuai data hasil survey SSGI tahun 2022 yang sudah rilis di awal tahun 2023 akan menjadi dasar intervensi pelaksanaan program,” tambah Muslimin.

