Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Ajak Remaja Cegah Stunting Sejak Dini

"Dalam menangani stunting ini langkah salah satunya yang efektir dimulai sejak masa kehamilan. Nutrisi yang cukup, makanan bergizi, dan pola hidup sehat dapat memberikan dampak positif pada perkembangan janin," katanya kepada Telisik.id saat ditemui di ruangannya, belum lama ini.

Lebih lanjut, kata dia, sebenarnya pencegahan stunting ini dilakukan dari hulu ke hilir. Artinya, mulai dari remaja, persiapan menikah, masa kehamilan, anak lahir hingga seribu hari pertama atau dua tahun.

Pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Foto: Dok. BKKBN Sulawesi Tenggara

 

“Kami mencegah stunting dari hulu ke hilir. Makanya kami terus mengedukasi remaja agar memenuhi gizi makanannya, sebab itu akan berdampak sehingga saat menikah, hamil dan punya anak,” pungkasnya.