Kemudian tambah Asmar, saat masa kehamilan, si ibu harus memperhatikan juga asupan gizi seimbang dan terus memperhatikan hemoglobin (HB). Sebab, jika kekurangan HB atau anemia pada ibu hamil, dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting baru pada anaknya nanti.
“Setelah anak lahir, juga harus diberikan ASI ekslusif untuk menjaga pertumbuhan anak agar baik. Lalu memberikan asupan makanan tambahan yang mengandung protein hewani,” kata Asmar.
Baca Juga: Upaya BKKBN Sulawesi Tenggara Turunkan Stunting dengan Libatkan Mitra Strategis
Sebelumnya, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, meminta kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) untuk fokus kepada pasangan keluarga muda.
Sebab, kata dia, pasangan keluarga muda berpotensi besar melahirkan bayi-bayi berisiko stunting.
