Baca Juga: Optimalkan Sinergi dan Strategi, BKKBN Sultra Kejar Target Pembangunan Keluarga dan Kependudukan

“Stunting bukan hanya soal kurang gizi. Sanitasi yang buruk menyebabkan infeksi berulang dan itu menghambat pertumbuhan,” jelas Asmar.

BKKBN juga memperkuat edukasi pada remaja dan calon pengantin. Banyak kasus anemia dan rendahnya asupan protein pada remaja yang menjadi faktor risiko stunting pada generasi berikutnya.

Pemeriksaan hemoglobin, lingkar lengan atas, dan edukasi konsumsi protein dilakukan sebelum menikah. Di masa kehamilan pun ibu didampingi tim pendamping keluarga (TPK).

“Pertumbuhan otak 70 persen terjadi dalam kandungan sampai usia dua tahun. Kalau lewat fase itu, perkembangan otak tidak bisa diperbaiki lagi,” tegas Asmar.