KENDARI, TELISIK.ID - Rapat kerja daerah (Rakerda) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) telah selesai dilaksanakan dan menghasilkan 17 poin hasil Rakerda.
Hasil rumusan Rakerda Tahun 2022, 10 point di antaranya memprioritaskan upaya percepatan penurunan stunting di Sultra yang ditargetkan secara nasional sampai di angka 14%, sebagaimana diketahui angka stanting di Sultra masih mencapai 30,2%.
Menanggapi hal itu, Sekretaris BKKBN Sultra, Muslimin memgatakan jika hasil rumusan Rakerda sangat penting. Karena BKKBN Sultra diberi tugas menyelenggarakan pengendalian penduduk dan keluarga berencana berdasarkan 13 indikator kinerja BKKBN, 9 di antaranya kinerja utama dan 4 kinerja khusus.
Dari 9 kinerja utama, 7 kinerja BKKBN Sultra belum mencapai target yang diharapkan. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi kinerja yang harus disepakati bersama pada agenda Rakerda pada 19 April 2022.
Baca Juga: Dinilai Pilih Kasih, Sebagian Warga Tak Kebagian Kupon Gratis Pasar Murah Disperindag
