Seperti yang dicontohkan, rata-rata angka kelahiran, target yang diberikan oleh BKKBN Pusat tahun 2021 yakni 2,28%, namum capaian untuk BKKBN Sultra masih di angka 2,71%.

"Artinya masih belum memenuhi target yang diberikan, berdasarkan temuan di lapangan masih banyak hal yang harus dikerjakan dan dibenahi untuk mencapai target yang diberikan oleh BKKBN pusat," kata Muslimin, Sabtu (23/4/2022).

Ia menambahkan, pada Rakerda menyepakati beberapa regulasi dan kebijakan, serta mensosialisasikan bahwa telah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, sampai ke tingak desa/kelurahan. Semua lintas sektor terkait ikut terlibat, baik dari sisi program maupun penganggaran sesuai dengan peran masing-masing di setiap dinas terkait.

Katanya, penyebab stunting ada yang secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung itu terkait gizi dan proses pertumbuhan pada Anak, hal ini ditangani oleh dinas kesehatan, sedangkan tak langsung tentang kesehatan Ibu, di sini peran BKKBN lebih kepada pengaturan kesehatan Ibu dan balita dengan program keluarga berencana (KB).

Baca Juga: BNNP Sultra Lakukan Intervensi Keluarga Anti Narkoba