MUNA, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna baru-baru ini diserbu ribuan honorer tenaga kesehatan (nakes).
Mereka berbondong-bondong menginput data pada pusat Pengembangan Sumber Daya Tenaga Kesehatan (PSTK) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar bisa diangkat menjadi calon aparatur sipil negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tanpa melalui tes.
Apa yang dilakukan tenaga honorer itu, setelah beredar surat dari Kemenkes tanggal 13 April perihal pengangkatan tenaga honorer untuk mengisi kekosongan CASN tahun 2022.
Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna yang mendapat surat tersebut langsung menelusuri kebenarannya pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kemenkes. Hasilnya, ternyata surat tersebut tidak benar alias hoaks.
"Di BKN tidak ada jawaban, tetapi pada staf Biro Kepegawaian Kemenkes, setelah kami mengirim surat itu, dibalas dengan melabel kata hoaks," kata LM Syahrullah, Sekretaris BKPSDM Muna, Minggu (17/4/2022).
