"Karena blangko kosong, jadi saya hanya diberikan kertas ini. Jelas saya sebagai warga Kota Medan kecewa dengan Wali Kota Medan. Apalagi menantu Presiden Republik Indonesia, kok bisa blangko kosong," tambahnya.

Relawan Bobby Nasution semasa Pemilihan Wali Kota Medan ini juga mengaku, surat selembar yang diberikan oleh pihak Kecamatan Medan Labuhan atau Kelurahan Sei Mati, tidak bisa digunakan sebagai pengganti KTP.

"Misalnya mau ambil uang di bank, tidak bisa pakai kertas selembar ini. Saya ini merupakan pengurus tim relawan Bapak Bobby Nasution semasa pemilihan. Saya tim penggerak Gerakan Semesta Rakyat Indonesia," terangnya.

Terpisah, Camat Medan Labuhan, Nasir ketika dikonfirmasi membenarkan, blangko KTP memang sedang kosong.

Baca Juga: Oknum Pejabat di Pemkab Simalungun Diduga Pungli Kades yang Dilantik