Baca juga: Germas Blokir Jalan Provinsi di Muna
"Penangangan awal akan dilakukan fungsionalisasi dan Patching. Itu semua sudah disepakati warga," kata Marshudi.
Ketua Fraksi Kebangkitan Pembangunan Nurani Rakyat DPRD Sultra itu menegaskan, sesuai kesepakatan bersama Dinas SDA dan Bina Marga, bila ada kelonggaran anggaran di APBD-P, maka pengaspalan jalan tersebut akan menjadi skala prioritas.
"Bila tidak, maka menjadi prioritas di APBD 2021. Kami juga sudah bicara di Komisi III, jalan itu akan menjadi prioritas," ungkapnya.
Panjang kerusakan jalan dari Kelurahan Laimpi hingga Desa Wakumoro mencapai 7 Kilometer. Estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 17 miliar. Satu Kilometer untuk pengaspalan, anggaranya kurang lebih Rp 2,4 miliar. Total annggaran itu bakal diupayakan masuk di APBD-P atau di APBD 2021.
