"Makanya saya minta Kades supaya menyalurkan dengan baik. Jangan sampai niat baik ini menemui masalah dikemudian hari," ujarnya.

Selain itu, Kery meminta agar nama-nama penerima BLT-DD tak boleh ikut menerima bantuan sosial (bansos) jaring pengaman sosial di masa pandemi. Ia berpesan agar tak ada duplikasi (dobol input) di dalam pemberian bantuan itu.

"Berikan lagi ke yang lain. Jangan ada yang dobol penerimanya," imbuh Kery.

Baca juga: 11 Rumah di Wakatobi Dihantam Puting Beliung

Di tempat yang sama Kepala BPMD Konawe Keni Yuga Permana menjelaskan, penerima awal BLT-DD jumlahnya sebanyak 31 desa saja. Menyusul nantinya, 43 desa yang sudah diusulkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari. Keni menyebut, sampai saat ini sudah 217 dari 291 desa se-Konawe yang melaksanakan verifikasi APBDes.