"Data kami terakhir, sudah 14.670 jiwa yang masuk daftarnya berdasarkan peraturan kepala desa (Perkades). Sebab, Perkades itu merupakan dasar pembayaran BLT-DD bagi warga penerimanya. Di mana, Perkades muncul dari hasil musyawarah desa oleh tim relawan Covid-19," bebernya.
Lanjut Keni, anggaran yang disiapkan untuk menyalurkan BLT-DD di Konawe sebanyak Rp 28 miliar. Keni mengakui, dari segi progres, pencairan BLT-DD tahap I di Konawe sedikit molor dari waktu yang ditetapkan sebelumnya. Meski begitu, ia masih yakin pencairan BLT-DD tahap I di Konawe bisa tuntas dilakukan di 291 desa sebelum hari raya Idul Fitri 1441 H.
Baca juga: Pastikan Bebas COVID-19, Staf Bappeda Sultra Dirapid Test
"Nanti saya akan minta Kades, semua penerima BLT itu dipampang di tempat yang mudah dilihat warga. Itu komitmen kami dalam hal transparansi penyaluran BLT-DD," tutur Keni.
Ia menyebut pula, tujuan pusat menyalurkan dana BLT yakni, untuk menumbuhkan daya beli masyarakat di tengah pandemi. Ia pun meminta, uang Rp 600 ribu yang sudah diterima warga itu jangan dibelanjakan di luar wilayah Konawe.
