Mekanisme Penyaluran BLT
Luhut mengatakan pemerintah mengarahkan penyaluran bansos menggunakan mekanisme transfer tunai. Namun, pemerintah masih mengkaji mekanisme agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan yang telah ditentukan.
“Bansos itu nanti pada ujungnya akan kita berikan cash. Mungkin pakai kupon, supaya penggunaannya benar. Tidak boleh untuk judol, minuman keras, tapi mungkin telur, ayam, dan sebagainya,” ujarnya.
Mengenai nominal bantuan, Luhut menyebut pemerintah menghitung nilai bantuan sekitar Rp 5,4 juta per keluarga. Namun, angka tersebut masih berupa perhitungan dan keputusan akhirnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti tergantung presiden, kalau kelihatan nanti karena penghematan kami hitung, bisa Rp 1.200 triliun,” ujarnya.
