Meski telah memiliki beberapa fasilitas kesehatan modern, Rumah Sakit Tipe C ini justru kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur Kota Lasusua dan sekitarnya.
Bahkan tahun ini, pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Kolaka Utara tersebut sudah tiga kali terendam banjir. Kejadian terakhir terjadi pada Selasa (9/4/2024) malam pukul 22.00 Wita.
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara, banjir kadang menggenangi ruang radiologi, fisioterapi, perawatan anak, dan VIP Mawar dengan ketinggian air lebih dari 50 centimeter.
Eks Direktur BLUD Rumah Sakit H. M. Djafar Harun, dr. Syarif mengakui, banjir yang kerap melanda Rumah Sakit hal mendesak karena menyangkut fungsi pelayanan, kebersihan lingkungan pelayanan, keamanan alat kesehatan, dan keselamatan petugas.
Terlebih secara topografi lokasi rumah sakit memang daerah rawa dan berada pada posisi yang rendah sehingga ketika terjadi banjir pasti meluap ke rumah sakit. Pihak rumah sakit telah menyampaikan persoalan ini ke Dinas PUPR Kolaka Utara.
