"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Lainea di Barat Laut Laeya," kata Kepala BMKG Kendari, Rudin berdasarkan data yang diterima Telisik.id, Kamis (8/4/2021).
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Sebaiknya agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Selain itu, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," tutupnya. (B)
Reporter: Hamka Dwi Sultra
Editor: Haerani Hambali
