Sementara pergerakan angin atau streamlinenya lanjutnya, terpantau dari timur hingga selatan memasuki Laut Banda Timur Sulawesi, perairan Wakatobi, hingga perairan Baubau dengan kecepatan angin >20 knot.

Untuk itu, BMKG Sultra mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada khususnya dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

"Harap diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran," tukasnya.

Ia juga meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai atau sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi seperti perairan Manui Kendari, perairan Baubau, perairan Wakatobi, perairan Banggai bagian selatan, dan Laut Banda Timur Sultra untuk selalu waspada.

Baca Juga: Minta Masyarakat Tak Panik, Gubernur Khofifah Beber Gejala Klinis Hepatitis Akut