Posisi berkendara dibuat lebih sporty dari M 1000 R. Joknya 20 mm lebih tinggi, menjadi 870 mm dari 850 mm pada M 1000 R, sehingga beban lebih mengarah ke roda depan. BMW menyatakan posisi ini membuat RS lebih cocok untuk sirkuit dan jalan berkelok cepat ketimbang perjalanan jarak jauh. Kaki-kaki mengandalkan garpu upside-down 45 mm dan monoshock yang keduanya dikontrol elektronik, dengan rem depan cakram 320 mm berkaliper radial empat piston dan rem belakang cakram 220 mm.
Kelengkapan standarnya mencakup beberapa mode berkendara, kontrol traksi yang bisa diatur, cruise control, kunci keyless, pemantau tekanan ban, grip berpemanas, dan layar TFT 6,5 inci dengan animasi start-up khusus M. Pembeli juga bisa memilih aksesori seperti kaca depan rendah, riser setang, dan perekam data M dengan pemicu lap GPS.
Arti RS dan Eksklusivitas
Pada M 1000 RS, singkatan RS berarti Rennsport, bahasa Jerman untuk balap. BMW menghidupkan kembali penamaan yang pernah dipakai pada motor balap seperti RS 255 Kompressor pada 1935-1939. Hal ini berbeda dari makna RS pada model BMW modern lainnya, yakni Reise und Sport atau touring dan sport, seperti pada R 1300 RS.
Eksklusivitas menjadi inti dari model ini. Setiap unit diproduksi dalam jumlah yang dibatasi secara ketat, dan BMW belum mengumumkan pembagian alokasi per pasar maupun harga untuk pasar lainnya di luar Jerman dan Inggris.
"Dan karena eksklusivitas sejati membutuhkan batas, kami membangun tepat 1.000 unit," kata bos BMW Motorrad Markus Flasch.
