Baca juga : Kepala BNPB Ungkap Tiga Faktor Penyebab Banjir Bandang Luwu Utara

“BNPB akan memberikan pinjaman helikopter satu unit untuk digunakan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan juga untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka evakuasi dan juga untuk kepentingan logistik,” ujar Doni melalui keterangan persnya yang diterima Telisik.id Sabtu (18/7/2020).

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7/2020) lalu melumpuhkan akses keluar masuk wilayah Luwu Utara melalui darat, khususnya jalan nasional Palopo-Massamba karena tertimbun lumpur dengan ketebalan hingga 2 meter.

Selain itu, bandara Andi Djemma, sebagai pintu masuk Luwu Utara dari udara juga terdampak dan masih dalam proses pembersihan lumpur dan sisa puing yang terbawa arus banjir.

Sehingga satu-satunya alat transportasi terbaik yang dapat secara cepat menjangkau wilayah tersebut adalah helikopter.