Selain itu, BNPB datang langsung untuk melakukan penanganan, memberikan dana siap pakai untuk operasional petugas di lapangan, karena tak ada pengungsi.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB juga menyampaikan tujuan kunjungan tersebut adalah mulai akhir 2022 lalu ancaman hidrometeorologi basah, bencana banjir dan tanah longsor, salah satu tujuannya di Kota Kendari adalah meninjau lahan pertanian.

"Lahan pertanian yang dimungkinkan rusak karena banjir itu juga akan dirapatkan di tingkat menteri seperti apa skema bantuan kepada petani yang akan disalurkan, sehingga petani nanti tidak menderita," terangnya.

Sementara itu Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyambut baik dan mengapresiasi pada BNPB atas respon atas kunjungannya sebelumnya, saat bertemu Kepala BNPB Pusat di Jakarta.

"Ini merupakan tindak lanjut kunjungan kami kepada Kepala BNPB RI bersama Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari pada hari Jumat 17 Maret lalu," bebernya.