Patience Masilela, ibu dari mempelai pria mengatakan, itu merupakan sebuah kejadian yang bersejarah.
“Ini baru kali pertama terjadi di keluarga ini. Sanele ditunjuk setelah kakeknya memintanya untuk menikah. Dia memilih Helen karena mencintainya. Saya tidak masalah dengan hal itu. Karena leluhur akan membuat mereka bahagia,” terang Patience yang berusia 46 tahun.
Baca Juga: Mengenal Jam Astronomi Praha Berusia 600 Tahun Masih Berdetak hingga Kini
Saneie mengatakan, dirinya memang ingin menikah. Namun, dia tak akan meninggalkan pendidikannya.
“Saya bahagia bisa menikah dengan Shabangu. Tapi saya akan tetap ke sekolah dan belajar dengan keras. Saat saya dewasa nanti, saya akan menikah dengan gadis yang seumuran,” katanya, dilansir dari Tribunnews.com.
