Menurut dokter anak di RSUD Muna Barat, dr Eva, berdasarkan hasil pemeriksaan bocah itu perlu penanganan lebih lanjut dengan merujuk pasien ke rumah sakit yang memadai, pasalnya penyakit yang diidap oleh bocah itu telah mengganggu tumbuh kembang anak dan menyebabkan anak mengalami gizi buruk.

"Belum ada keluhan yang dirasakan anak ini, misalnya kejang-kejang dan demam," ungkap dr Eva.

Meski demikian, pihak rumah sakit mengatakan perlunya pemeriksaan lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang, misalnya dilakukan CT Scan untuk menentukan penanganan selanjutnya bagi Zakia.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Daerah Muna Barat turut menangani seluruh pengobatan dan memberi perhatian lebih kepada Zakia, bocah penderita hidrosefalus tersebut.

"Kita akan bantu pengobatan, bahkan sampai dirujuk ke Jakarta pun kita siap, bila perlu kita akan patungan demi pengobatan anak itu," ungkap Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri, Jumat (10/2/2023).