MEDAN, TELISIK.ID - Tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mahasiswa terhadap bocah berusia 9 tahun di Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara menimbulkan masalah yang panjang.

Pasalnya, pelaku berinisial AZ itu membuat bocah trauma dan tidak berani untuk masuk sekolah. Karena, setiap pergi-pulang ke sekolah, mereka selalu melintasi kediaman pelaku. Bahkan, sudah tujuh bulan dia tidak sekolah.

Yarihani Hura, ibu korban membeberkan itu kepada awak media melalui selularnya, Senin (27/6/2022). Dia menyebut bahwa keberadaan pelaku membuatnya semakin ketakutan.

"Jadi, pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korban di bulan November 2021. Sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi tidak ditahan atau tidak dipenjara, itu membuat korban takut dan sampai tidak berani sekolah sudah 7 bulan," ungkapnya.

Diakuinya, pernah korban masuk ke sekolah. Karena mendapat kabar bahwa pelaku ditangkap dan ditahan.