Ratna mengaku tidak bisa menerima perlakuan yang menimpa anaknya. Ia menyatakan akan segera pulang ke Indonesia dan mengambil langkah hukum terhadap pihak sekolah dan orang tua pelaku.
“Saya sebagai ibu korban tidak terima anakku diperlakukan demikian. Saya akan kembali ke Tanah Air untuk menuntut pihak sekolah dan orang tua murid agar mempertanggungjawabkan perbuatan mereka terhadap anak saya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SDN 3 Batalaiworu mengenai tindak lanjut kasus tersebut. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Mustaqim
