JAKARTA, TELISIK.ID - Kabar kemunculan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru rendah sulfur, telah digaungkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dikatakan bakal meluncur sebagai pilot project, di hari perayaan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2024.
Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta menyatakan, BBM rendah sulfur sebagai alternatif untuk mencapai hidup sehat dan mengurangi emisi di udara. Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang dicari bahan pencampur yang dapat mengurangi kandungan sulfur dalam BBM, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (13/7/2024).
Saat ini BBM di Indonesia masih memiliki kandungan sulfur sekitar 500 ppm. Standar Euro 5 menetapkan kandungan sulfur harus di bawah 50 ppm. Menuju standar tersebut membutuhkan biaya, dan kilang di Balikpapan belum selesai dibangun.
Perusahaan pelat merah Pertamina saat ini mengedarkan BBM dengan kandungan sulfur maksimal 500 ppm, yaitu Pertalite dan Pertamax. Produk dengan sulfur maksimal 50 ppm adalah Pertamax Turbo. Spesifikasi BBM terkait kandungan sulfur atau belerang ini diatur oleh peraturan yang dikeluarkan ESDM.
Indonesia telah beralih ke regulasi emisi Euro 4 untuk kendaraan roda empat bensin sejak 2018. Ini diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017.
