- Menpora Zainudin Amali pada Juni 2022 sebesar Rp500 miliar untuk persiapan Piala Dunia U-20.
- Kementerian PUPR turut menyuntik dana sebesar Rp489 miliar untuk renovasi stadion.
Adapun potensi ekonomi yang akan diperoleh negara penyelenggara juga sangat besar, dari banyaknya jumlah pelancong berbagai negara yang akan menyaksikan pertandingan piala dunia U-20 ini.
Perkiraan dari Ekonom Institute for Development of Economic Studies (Indef) Nailul Huda jika ajang Piala Dunia U-20 ini terselenggara, potensi nilai tambah ekonomi antara Rp 125 -188 triliun.
Sebagai komparasi, saat Brazil menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2014, terjadi lonjakan turis yang datang sebesar 10,6% menjadi 6,43 juta orang. Begitu juga saat Qatar sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022, jumlah turis yang datang ke Qatar sebesar 2,56 juta orang, yang sebelumnya di tahun 2021 hanya sebanyak 610 ribu orang. Tentu kedatangan para turis ini berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi negara penyelenggara, dari biaya yang harus di keluarkan oleh para turis ini selama kunjungan dan tinggal di negara tersebut.
