JAKARTA, TELISIK.ID - Setelah merayakan Idul Adha pada 10 Dzulhijjah, umat Islam memasuki tiga hari istimewa yang dikenal sebagai hari Tasyrik.

Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Idul Adha (Hari Nahar). Nama "Tasyrik" berasal dari tradisi menjemur daging kurban di bawah terik matahari agar awet.

Pada hari-hari ini, jemaah haji di Mina melaksanakan ritual melempar jumrah, berdzikir, dan menikmati daging kurban.

Melansir NU Online, Jumat (29/5/2026), Rasulullah SAW menegaskan bahwa hari Tasyrik ini adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

“Hari-hari Tasyrik adalah hari makan dan minum serta zikrullah.” (HR. Muslim)