BOMBANA, TELISIK.ID - Bombana merupakan satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra), yang memiliki mediator bersertifikat khusus pendampingan tindak kekerasan anak dan perempuan.

Pada Juli 2020 lalu, Pusat Mediator Nasional menggelar pelatihan khusus di Jakarta yang dikuti oleh ratusan peserta.

Mediator bersertifikat PMN, Arif Syam, S. Kom mengatakan, training mediator tersebut hanya diikuti oleh dua orang saja asal Sultra yakni, dari pihak Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sultra, dan ia sendiri sebagai delagasi UpTD DP3A Bombana.

Kata Arif Syam, Untuk mendapatkan sertifikat mediator tersebut ditempuh pelatihan selamat 9 hari.

"Alhamdhulillah dari 17 kabupaten/kota, baru kita (Bombana) yang miliki mediator bersertifikat khusus, atas tindak kekerasan anak dan perempuan. Pelaksanaan trainingnya kami ikuti selama kurang lebih 9 hari," ucap Arif Syam, Jumat (19/3/2021).