TEL AVIV, TELISIK.ID - Nama Terusan Suez di Mesir mendadak jadi perbincangan, setelah muncul spekulasi Israel sengaja memborbardir Gaza karena memiliki kepentingan tersembunyi untuk mewujudkan proyek besar pembangunan Kanal Ben Gurion.
Proyek Kanal Ben Gurion adalah proyek kanal yang diusulkan melalui Israel yang akan menghubungkan Teluk Aqaba ke Laut Mediterania. Terusan ini akan menyaingi Terusan Suez yang melintasi Mesir dan telah mengalami banyak gangguan dalam sejarahnya, seperti penyumbatan Israel melalui Terusan Suez dan Selat Tiran. Penutupan Terusan Suez (1956–1957), Penutupan Suez Terusan (1967–1975), dan penyumbatan Terusan Suez 2021 seperti dikutip dari Wikipedia.com.
Panjangnya hampir sepertiga lebih panjang dari Terusan Suez sepanjang 120,1 mi (193,3 km), yaitu sekitar 182 mi (292,9 km). Kanal baru ini digadang-gadang lebih strategis ketimbang Terusan Suez. Jalurnya bakal dibuat lebih luas dan lebih efisien ketimbang Terusan Suez dan langsung menghubungkan Teluk Aqaba di Laut Merah ke Laut Mediterania.
Baca Juga: Uang Mahar Wanita Cantik Palestina Tak Masuk Akal, Hancurkan Impian Pria Menikah
Poin pentingnya adalah dikuasai sendiri oleh Israel. Lain halnya dengan Terusan Suez yang kini dikuasai Mesir. Berbicara tentang Terusan Suez, perairan ini merupakan jalan pintas penghubung Laut Tengah dan Laut Merah. Lantaran posisinya yang sangat strategis, terusan ini memegang peranan penting dalam perdagangan maritim internasional.
