Kemudian kelima, melakukan kolaborasi dan networking, yaitu membangun kemitraan dengan bisnis lain, termasuk startup teknologi, serta bergabung dengan asosiasi industri untuk memperluas jaringan.
Langkah strategi keenam adalah mencari akses pembiayaan yang aman. Kata dia, pelaku UMKM disarankan mempelajari berbagai opsi pembiayaan sesuai syariah, seperti syirkah, untuk mendapatkan modal tanpa terjerat utang riba.
“Kita juga perlu pintar adaptasi terhadap tren konsumen. Yaitu fleksibilitas dalam menyesuaikan produk atau layanan dengan tren gaya hidup dan konsumsi yang terus berubah menjadi kunci kesuksesan,” tambah Amrin.
Selanjutnya adalah melakukan langkah strategis dengan berkelanjutan. Yaitu mengadopsi praktik bisnis ramah lingkungan dan kembangkan produk yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Langkah strategis kesembilan adalah dengan melakukan ekspansi pasar. UMKM perlu mempertimbangkan ekspansi ke daerah dengan pertumbuhan populasi tinggi, serta mengeksplorasi peluang ekspor untuk meningkatkan daya saing.
