JAKARTA, TELISIK.ID - Perbincangan mengenai pengadaan motor listrik dalam program Makan Bergizi Gratis kembali mencuat setelah video viral memperlihatkan puluhan unit kendaraan berlogo BGN di media sosial.

Isu ini bermula dari unggahan video di platform TikTok yang menampilkan deretan sepeda motor listrik dengan narasi jumlahnya mencapai puluhan ribu unit untuk satu wilayah. Video tersebut memicu perhatian publik sekaligus memunculkan pertanyaan terkait tujuan, distribusi, serta penggunaan kendaraan dalam program pemerintah tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan penjelasan mengenai latar belakang pengadaan kendaraan tersebut. Ia menyebutkan bahwa motor listrik dibutuhkan untuk menunjang operasional program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam menjangkau wilayah dengan akses terbatas.

"Ya program ini kan menjangkau daerah-daerah yang nanti akan sangat sulit. Menjangkau desa-desa, daerah-daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional," ujar Dadan di Istana, Jakarta, sebagaimana dikutip dari Kompas, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, kondisi geografis di sejumlah daerah membuat distribusi layanan pemenuhan gizi tidak bisa hanya mengandalkan kendaraan roda empat. Oleh karena itu, motor listrik dipilih sebagai solusi mobilitas yang dinilai lebih fleksibel untuk menjangkau lokasi terpencil, termasuk desa-desa dengan infrastruktur terbatas.