Menurut Istata, kondisi tersebut dapat membantu perseroan mempertahankan volume penjualan SKM.

"Jadi tetap kalau kita melihat kondisi market yang ada dengan boleh dibilang status quo dari pemerintah juga yang memberikan kelonggaran buat rokok-rokok ini dengan tidak menaikkan cukai selama beberapa tahun, ya insya Allah itu merupakan status quo yang bisa kita pertahankan buat volume SKM," ujarnya.

Meski demikian, Istata mengatakan perseroan belum dapat memastikan apakah tekanan terhadap volume penjualan SKM sudah mencapai titik terendah atau masih akan berlanjut.

Perkembangan struktur biaya dan kondisi pasar ke depan akan menjadi pertimbangan Gudang Garam dalam menentukan strategi bisnis.

"Namun sesuai dengan perkembangan cost structure kita nanti dan market ke depannya, kita tidak bisa memberikan suatu kepastian bahwa kita tidak akan mengorbankan volume lagi buat mempertahankan profit atau apakah kita akan mengorbankan profit buat menaikkan volume, itu kita akan tetap lihat ke depannya," tutur Istata. (C)