Baca Juga: Deretan Raja Hacker Paling Ditakuti, Bikin Dunia Ketar-Ketir
Durov awalnya menganggap permintaan itu sebagai lelucon, namun setelah menyadari keseriusan temannya, ia akhirnya setuju untuk menjadi donor sperma.
Menurut Durov, klinik fertilitas yang ia datangi kala itu sangat membutuhkan "bahan donor berkualitas tinggi" dan dokter yang menangani kasus ini bahkan menyebut tindakan Durov sebagai "tugas sipil" yang mulia.
Sejak saat itu, sperma Durov digunakan oleh lebih dari seratus pasangan di berbagai negara untuk memiliki anak. Setelah Durov berhenti menjadi donor, setidaknya satu klinik IVF masih menyimpan sperma beku miliknya yang dapat digunakan secara anonim oleh keluarga yang ingin memiliki anak. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
