KENDARI, TELISIK.ID – Pertarungan satu lawan satu atau duel boxing jalanan ilegal kini semakin marak dan diminati kalangan pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Waktu pertarungan pun ditentukan saat warga sudah banyak yang tertidur.
Pantauan telisik.id, pertarungan ini biasanya dimulai pada tengah malam sekitar pukul 00.00 WITA, di sekitar Lorong Dolog, Jalan Dr. Samratulangi, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, dan sering berpindah ke sekitar Kali Kadia.
Pertarungan boxing jalanan ini berlangsung secara spontan, di mana para peserta saling menantang satu sama lain. Para petarung umumnya menggunakan sarung tinju milik pribadi atau yang dipinjamkan teman.
Pertarungan akan dianggap selesai ketika seorang petarung mengangkat tangan sebagai tanda menyerah atau jika salah satu peserta terkena serangan di bagian tubuh yang rawan.
Baca Juga: Pasar Purirano Terbengkalai, Pengelola Diduga Bobol Ruko untuk Rumah
