Sebelum bertanding, para pemuda Kendari biasanya berkumpul di rumah seorang yang berinisial LL, tempat mereka mempersiapkan pertandingan.

Pertarungan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan, tetapi juga sering kali dijadikan sarana taruhan, dengan hadiah yang bisa mencapai Rp 50.000 hingga Rp 200.000 bagi pemenang.

Salah satu pemuda yang terlibat dalam kegiatan ini, inisial LA, berharap pemerintah daerah dapat menyediakan fasilitas resmi seperti arena tinju atau ring tinju.

Menurutnya, hal ini akan memberikan ruang yang lebih aman dan legal bagi pemuda untuk menyalurkan bakat mereka tanpa harus terlibat dalam kegiatan ilegal.

Baca Juga: Layani Cek Kesehatan Gratis yang Ulang Tahun, Puskesmas Mokoau Kendari Terkendala Sumber Daya