Saat ini BPBD menangulangi abrasi yang hampir menelan setengah dari wilayah SMA Negeri 4 Sampolawa.

“Peristiwa tersebut tidak lepas dari hidrometeorologi yang memicu intensitas curah hujan yang tinggi dan gelompang air laut yang tinggi sehingga abrasi pada tebing tersebut semakin parah,” jelas Suharuddin, Rabu (16/7/2025).

Suharuddin mengatakan, beberapa bencana alam tersebut ada yang telah menjadi langganan setiap tahunnya.

Untuk itu, diperlukan kerja sama dan partisipasi antara pemerintah desa (pemdes) setempat dengan warga sekitar untuk bersama menangani bencana alam yang sering terjadi saat musim hujan.

“Kejadian atau peristiwa yang terjadi setiap tahunnya, kejadian seperti itu seharusnya menjadi tanggung jawan pemdes setempat dengan melakukan gotong royong dengan warganya,” harap Suharuddin.