Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Buton Selatan terancam dengan cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi.

Suharuddin mengimbau masyarakat Buton Selatan, yang rata-rata berprofesi sebagai petani dan nelayan, memperhatikan kondisi cuaca serta tidak berpergian sendiri ke kebun maupun hendak melaut.

“Utamanya membawa identitas seperti KTP dan lain sebagainya. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap hewan buas seperti ular piton yang belum lama ini menewaskan satu orang warga asal Kelurahan Majapahit,” ujar Suharuddin.

Baca Juga: Dua Kadis Dipuji di Festival Liangkabori, Bupati dan Wabup Muna Kena Prank Kades

Sementara itu, Prakirawan BMKG Baubau, Yamin Saleh Saidu, menyampaikan bahwa mulai dari 1 – 20 Juli 2025 intensitas hujan terjadi sedang di wilayah Buton Selatan dengan  50 – 150 meter dasarian.