KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan Trans Studio Kendari yang berada di wilayah Kecamatan Kadia rupanya memiliki potensi bencana tinggi.

Terlebih, Trans Studio itu berdiri di sekitar bantaran Kali Kadia yang menjadi langganan banjir di setiap musim penghujan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Muhammad Syahbirin menuturkan, pembangunan Trans Studio harus memperhatikan kajian resiko bencana dan melakukan konsultasi ke BPBD dan wajib menggunakan rambu jalur evakuasi dan rambu titik kumpul.

Belum lagi, lokasi Trans Studio itu memiliki banyak resiko bencana, mulai dari banjir, gempa dan potensi tsunami karena keberadaannya tak jauh dari Teluk Kendari.

"Apa lagi di situ dekat dengan sekolah, pemukiman warga dan Kali Kadia. Belum lagi lokasinya tinggi, sedangkan sekolah di situ rendah, bagaimana dengan saluran airnya, jangan sampai saat hujan membanjiri kawasan setempat," urainya, Jumat (27/11/2020).