Fitur ini telah membantu mengurangi waktu tunggu yang sering dikeluhkan peserta.

Sidarmin, warga Desa Lamendora, Kabupaten Kapoiala, adalah salah satu pengguna yang merasakan manfaat dari fitur ini.

"Dulu, saya harus datang pagi-pagi ke puskesmas untuk mendapat antrean, tapi antreannya tetap panjang. Sekarang, dengan antrean online, saya bisa pesan nomor antrean dari rumah dan datang sesuai jadwal. Ini sangat membantu dan membuat waktu saya lebih efisien," ujar Sidarmin.

Selain antrean online, aplikasi ini juga memiliki fitur rujukan online ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Sebelumnya, proses rujukan memakan waktu dan seringkali membutuhkan beberapa kali kunjungan ke puskesmas. Dengan rujukan online, proses ini menjadi lebih cepat dan praktis.

"Dulu, saat butuh rujukan ke rumah sakit, saya harus menunggu cukup lama di puskesmas untuk urusan administrasi. Sekarang, saya bisa langsung mendapatkan surat rujukan lewat aplikasi tanpa perlu bolak-balik ke puskesmas. Ini benar-benar memudahkan," tambah Sidarmin.