“Kemudian yang perlu kami jelaskan bahwasanya kita juga berharap segera ditandatangani Perpres penghapusan tunggakan, karena ini ada 23 kurang lebih juta yang menunggak dan ini memang uangnya sebesar Rp 14 triliun,” imbuhnya.

Kondisi defisit yang berulang ini turut memunculkan pembahasan mengenai penyesuaian iuran BPJS Kesehatan di masa mendatang, seiring kebutuhan menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin