Moeldoko menilai, ada respons yang baik dari penyelenggaraan Pemilu 2029, di mana banyak korban dan publik menyikapinya secara beragam.
“Ada yang memang kecapaian, ada juga yang berpendapat bahwa ini upaya pemerintah untuk meracuni, dan sebagainya. Atas dasar itu, sekarang melakukan skrining kesehatan bagi para petugas,” bebernya.
Karena itu, menurut Moeldoko, negara atau pemerintah turun tangan agar kejadian masa lalu tidak lagi terulang. Dia menegaskan bahwa negara melindungi bagi seluruh warganya karena itu tugas pemerintah.
“Atas dasar itu maka secara bersama-sama kita sepakat BPJS punya skema untuk itu. Bawaslu, KPU berterima kasih karena semua petugas yang berjalan di lapangan telah terlindungi,” ucap Moeldoko.
Menyikapi inisiasi dari pemerintah untuk melindungi kesehatan petugas Pemilu 2024, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, layanan ini merupakan salah satu upaya sebagai bentuk perlindungan HAM. Dia pun berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 berjalan baik, aman, dan damai.
