KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah mengaudit penggunaan anggaran pembangunan masjid di Desa Lawaki Jaya, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, yang menghabiskan dana sebesar Rp 2 miliar.

Meski menyedot uang daerah yang lumayan besar, bangunan masjid yang awalnya dirancang sebagai salah satu ikon dan simbol religius masyarakat Kabupaten Kolaka Utara itu, hingga kini pembangunannya mangkrak alias tidak tuntas.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekda Kolaka Utara, Ahmad Sanusi mengungkapkan, BPK telah mempertanyakan penggunaan anggaran Rp 2 miliar itu ke pihaknya.

"Pengurus atau panitia pembangunan masjid juga sudah dimintai keterangan penyebab sehingga bangun itu belum kelar sementara anggaran sudah habis," terangnya, Selasa (20/6/2023).

Walau anggaran pembangunan rumah ibadah tersebut bersumber dari dana hibah APBD tahun 2021 yang dikelola instansinya, Kabag Kesra mengaku tak tahu menahu soal penggunaan anggaran di lapangan.