Baca Juga: Perumda Air Minum Kota Kendari Dapat Tambahan Fasilitas Pompa 100 Liter Per Detik
Sementara itu, Ketua PD Perpamsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Nurhayat Fariki menerangkan, kegiatan itu diikuti oleh 35 karyawan dari 13 Perumda Air Minum di Sulawesi Tenggara.
Melalui pelatihan yang diberikan BPKP, diharapkan para tukang ledeng tidak hanya monoton melakukan penyambungan, perbaikan dan tahu pendistribusian air ke warga. Melainkan juga memahami manajemen risiko. Sehingga mereka perlu dibekali ilmu agar terhindar dari kecelakaan kerja dan pengawasan.
"Terpenting kedisiplinan, sehingga kinerja mereka dapat terukur," tandasnya. (B)
