Beberapa program yang dijalankan antara lain revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, sistem penerimaan murid baru, wajib belajar 13 tahun, penguatan pendidikan karakter, asesmen pembelajaran dan tes kemampuan akademik, hingga penjaminan mutu pendidikan.

Pada tahun 2025, sebanyak 348 satuan pendidikan di Sultra menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp 328 miliar dan terealisasi 100 persen.  

Baca Juga: Pemancing Meninggal Terseret Arus Deras di Perairan Bungkutoko Konawe Selatan

Memasuki 2026, program revitalisasi sekolah di Sultra mengalami lonjakan signifikan, kuota sekolah yang direvitalisasi meningkat dari 348 menjadi 1.374 satuan pendidikan atau naik sekitar 400 persen.

Junaiddin menekankan bahwa revitalisasi institusi pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Ia memandang bahwa prestasi akademik akan kehilangan maknanya jika tidak dibarengi dengan integritas dan etika peserta didik.