“Kami menghadirkan sekitar 500 peserta didik di SMA Negeri 2 Kendari dan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kedamaian dan keadilan di lingkungan pendidikan,” ujar Junaiddin, Senin (16/12/2024).

Selain kampanye antikekerasan, program ini juga menyasar berbagai bentuk kekerasan, baik yang terjadi antara siswa dengan siswa, antara siswa dengan guru, maupun antara siswa dengan orang tua.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan damai di setiap satuan pendidikan.

Setelah SMA Negeri 2 Kendari, program yang sama dilanjutkan ke SMA Negeri 1 Kendari dengan tema gerakan sekolah sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di lingkungan pendidikan.

Selain itu, goes to school di SMAN 1 Kendari memfokuskan 4 program prioritas Kemendikbudristek yakni Asesmen nasional, program sekolah penggerak, implementasi kurikulum merdeka dan gerakan sekolah sehat.