Ia mengatakan, ada 13 bidang usaha pariwisata dan 17 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi supply potensi rantai pasok sektor parekraf, 13 bidang usaha pariwisata yang dimaksud mencakup daya tarik wisata, kawasan pariwisata, jasa transportasi wisata, jasa perjalanan wisata, jasa makanan dan mknuman, penyediaan akomodasi, penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi, MICE, jasa informasi pariwisata, jasa konsultan pariwisata, jasa pramuwisata, wisata tirta, dan spa.
Sementara 17 subsektor ekraf berpotensi rantai pasok mencakup game, arsitektur, interior design, musik, seni rupa, desain produk, fashion, kuliner Film (termasuk animasi dan video), foto, desain komunikasi visual, televisi dan radio, periklanan, kriya, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi.
Baca Juga: Presiden Rusia Putin Konfirmasi Bakal Hadiri KTT G20 di Bali
Hingga kini terdapat 250 lebih UMKM Ekraf yang terdaftar dan 263 TA/TO (travel agent/tour operator) terdaftar yang siap mensupport perhelatan G20 di Labuan Bajo.
“Kami merancang konsep khusus untuk memastikan rantai pasok berjalan baik dengan membentuk ekosistem Creative Hub Floratama,” kata Shana.
