KENDARI, TELISIK.ID - Saat ini semakin banyak produk yang dijual melalui sosial media (Sosmed) baik itu kosmetik, makanan dan pagan lainnya. Kebanyakan peredarannya belum memiliki sertifikasi dari BPOM.
Baca Juga: Koltim Masih Siaga Kabut Asap
Seperti yang dikatakan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K. Lukito, saat menghadiri acara di Kota Kendari, bahwa semua mesti terlibat dalam membina pelaku usaha, edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
"Karena sekarang, berbagai jenis obat dan makanan dan berbahaya beredar di sekitar kita. Apalagi di medsos yah hati-hati. Terutama adik-adik yang menggunakan medsos dengan aktif, orang tua harus menjaga dan mengawasi agar mengurangi penggunaannya," ucapnya saat membuka acara disalahsatu sekolah, Kamis (5/12/2019).
Hal ini disampaikan Penny, karena banyak produk makanan, obat, jamu dan lainnya memberikan iming-iming tapi di dalam produknya mengandung bahan berbahaya.
